10 November 2012 - 01:21

Korban yang diidentifikasi sebagai Ali Radhi,16 tahun, tewas saat pasukan rezim Al Khalifa menyerang ribuan demonstran anti-pemerintah yang menuju desa Diraz untuk bergabung dalam shalat Jumat yang dipimpin oleh ulama senior Bahrain Sheikh Issa Qassim, pada Jumat (9/11).

Menurut Kantor Berita ABNA, Kekerasan di Bahrain terus berlanjut, seorang demonstran di desa Diraz tewas di tangan pasukan kemanan negara itu yang mendapat dukungan dari militer Arab Saudi.

 

Korban yang diidentifikasi sebagai Ali Radhi,16 tahun, tewas saat pasukan rezim Al Khalifa menyerang ribuan demonstran anti-pemerintah yang menuju desa Diraz untuk bergabung dalam shalat Jumat yang dipimpin oleh ulama senior Bahrain Sheikh Issa Qassim, pada Jumat (9/11).

Menurut para saksi mata, pasukan keamanan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa dan melakukan penangkapan.


Sebelumnya, oposisi utama pemerintah Bahrain, al-Wefaq, meminta warga untuk menghadiri salat Jumat di Diraz guna menunjukkan dukungan mereka kepada Sheikh Qassim setelah pihak berwenang Manama memperingatkan ulama tersebut untuk tidak mengkritik pemerintah.


Al-Wefaq menyatakan, polisi Bahrain memblokir jalan menuju Diraz dan mencegah ribuan jamaah menuju desa tersebut.


Pada tanggal 30 Oktober, rezim Al Khalifa melarang demonstrasi dan pertemuan publik di seluruh negeri sebagai upaya untuk membungkam protes rakyat.

 

Keputusan tersebut menuai kecaman dari Amnesti Internasional dan Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon. (IRIB)